07 May 2018

Apa yang membanggakan dari Indonesia? 

Menurut gue, manusianya, terutama kreativitasnya. Banyak banget orang Indonesia yang kreatif. Misalnya, di jalur 3 in 1. Orang-orang kreatif tadi memanfaatkan aturan itu menjadi peluang mencari uang sebagai joki 3 in 1. Oke, kayaknya itu bukan contohnya deh.

Terbukti, kreativitas anak bangsa telah membuahkan hasil—bukan jadi joki 3 in 1 tentunya. Salah satu buktinya adalah dengan munculnya game WISGR.





Game ini dibuat oleh developer game Guklabs. Game ini sudah mulai ramai dibicarakan di banyak forum digital. Ramainya perbincangan mengenai WISGR karena diprediksi game ini akan menjadi game yang dapat sambutan baik di pasar game internasional. Kekuatan WISGR ada pada story dari gameplaynya. WISGR berusaha membawakan cerita yang dapat menyentuh perasaan pemain serta ceritanya pun full original.



WISGR adalah game PC bergenre action adventure. Karakter utama dalam game ini bernama Boghe yang merupakan seorang pemanah dengan arrow dan clever berwarna merah putih. Hal ini membuat WISGR semakin terasa kekentalan rasa Indonesianya. Selain itu dalam cut scene conversation juga banyak dialog-dialog asli khas Indonesia yang ditampilkan. Perihal pembuatan maps, juga akan sangat beragam untuk mencerminkan keragaman budaya tanah air. Keren banget deh pokoknya!



Selain unsur Indonesia yang kental, seperti telah banyak diperbincangkan, WISGR juga sangat menarik dalam twist story-nya. Pemain nggak akan mudah menebak jalan cerita dalam game. Pemain juga nggak bisa dengan mudah mengalahkan musuh. Sebab, menurut produsernya, attacking power saja nggak cukup. Jiwa “player” benar-benar dibutuhkan dalam memainkan game ini. 

WISGR sebelumnya telah mengeluarkan demo version pada Februari lalu sebagai langkah awal untuk melihat respons pasar. Hasilnya didapatkan banyak respons positif, ulasan menarik seperti perbandingan dengan games sejenis lainnya, walaupun juga masih banyak beberapa evaluasi di mana terjadi bug dan eror. Perihal bug, Tim Guklabs saat ini sedang melakukan perbaikan agar WISGR menjadi game yang dapat dimainkan dengan baik secara internasional. Full version dari WISGR akan segera rilis. Untuk sementara, kita bisa main versi demonya, nih. Untuk memainkan versi demo WISGR bisa download gratis di wisgr.guklabs.com.

Dengan adanya WISGR sebagi karya anak bangsa, gue berharap hal ini sebagai pemantik untuk ke depannya akan semakin banyak anak bangsa yang terpengaruh untuk semangat menelurkan karya.


29 April 2018

foto:img-o.okeinfo.net

Lombok itu jauh, apalagi dari tempat tinggal gue di Jakarta. Karena alasan ini, gue dan banyak orang yang berpikiran sama, jadi mikir-mikir beribu kali untuk backpacker-an ke Lombok, terutama lewat jalur darat. Karena perjalanan sangat panjang, ditambah dengan dua kali penyeberangan laut yang bakal menguji fisik dan kesabaran. Kamu setuju, kan, perjalanan darat itu melelahkan?

Untuk backpacker sejati, perjalanan jauh bukanlah halangan karena mereka memang terlahir untuk suka menghabiskan waktu menikmati perjalanan. Misalnya, kamu berangkat dari Jakarta menuju Lombok dengan bekal selembar tiket bus di tangan. Mampukah kamu menaklukkannya?

Jarak yang sangat jauh, sekitar 1.300 kilometer, itu bisa ditempuh dalam waktu 1 jam 50 menit dengan pesawat terbang. Namun, untuk backpacking dengan menggunakan bus kota, bersiaplah dengan petualangan duduk lebih dari 30 jam duduk di kursi penumpang bus. Karenanya, butuh lebih dari sekadar niat untuk bisa sampai ke salah satu pusat  kota di Nusa Tenggara Barat yang mempunyai daya tarik wisata eksotis ini. Harus banyak hal-hal yang disiapkan pokoknya.

Berikut ada beberapa tips dalam memilih waktu yang tepat untuk backpacking menuju Lombok dengan menggunakan jalur darat dengan naik bus.


Bukan saat Liburan


foto:trover.com


Satu hal yang wajib dicatat untuk pergi ke Lombok via jalur darat adalah pilih waktu perjalanan di luar musim liburan. Tujuannya biar kamu nggak terjebak macet berjam-jam di jalur-jalur yang rawan kemacetan, yang membuat waktu liburanmu terbuang percuma. Nggak mau, kan, kegiatan liburannya berubah jadi duduk di bus sambil macet-macetan?

Selain itu, kursi bus juga bakal lebih sepi karena nggak banyak "saingan" yang juga ingin pergi ke Lombok. Untuk kemudahan pembelian tiket bus, dan merasakan sensasi beli tiket bus "jaman now" sebaiknya beli online via aplikasi Traveloka aja. Iya, Traveloka kini juga melayani pembelian tiket bus, lho. Dari Jakarta, kamu bisa pilih perjalanan langsung menuju Lombok dengan PO Tiara Mas. Selain itu, beli tiket bus di Traveloka juga lebih menguntungkan karena cara pemesanan dan pembayaran yang mudah, bakal menambah semangatmu untuk backpacking! Kabar baiknya, ke depannya bakal semakin banyak PO yang bergabung. Jadi lebih banyak pilihan deh.


Saat Cuaca Sedang Bagus

foto:banyuwangibagus.com

Apalah artinya kalau perjalanan darat dihabiskan dengan gerimis di musim hujan? Selain nggak bisa lihat pemandangan dengan bebas karena kaca berembun, hawa di luar yang dingin, ditambah dengan angin dari AC bakal bikin temperatur di dalam kabin bis jauh lebih dingin. Wah, nggak asik kalau liburan malah menggigil kedinginan. Makanya, pilih perjalanan di musim kemarau biar petualanganmu lebih ceria dan penuh pengalaman.


Bukan di Akhir Tahun

foto:penamha.blogspot.com

Akhir tahun liburan ke Lombok naik bus? Waduh, sebaiknya lupakan saja kalau kamu nggak bisa menghadapi gelombang yang bikin mabuk laut. Bukan rahasia lagi kalau di setiap akhir tahun perairan di sekitar Bali selalu bergolak. Padahal, kalau naik bus berarti bakal menghadapi dua kali penyeberangan: dari Banyuwangi (Ketapang) ke Bali (Gilimanuk), dilanjut dari Bali (Padang Bai) menuju Lombok (Lembar). Siap nggak perutmu diguncang-guncang oleh ombak?

Liburan ke Lombok dengan bus memang nggak perlu menunggu low season, tapi pertimbangkan banyak hal, seperti faktor cuaca dan ramai-tidaknya kondisi lalu lintas. Pesan tiket bus untuk perjalanan di musim kemarau yang nggak terjebak liburan. Berangkatlah di hari kerja agar perjalanan lancar dan nggak sampai terjebak kemacetan, serta kondisi perairan Bali lebih bersahabat untuk diseberangi.

Selamat mencoba backpacker-an ke Lombok dengan meggunakan bus ya!

28 April 2018

Sejatinya kita adalah seorang pemimpin; pemimpin untuk banyak orang dan, lebih mendasar lagi, pemimpin untuk diri sendiri. Bila sosok pemimpin masih saja digambarkan sebagai orang-orang yang memangku jabatan di suatu lembaga maupun organisasi, bisa jadi makna pemimpin sebenarnya belum benar-benar kita pahami. Pemimpin yang biasa kita pahami adalah pemimpin secara struktural, bukan secara esensial.

Kepemimpinan sebenarnya bisa tumbuh pada tiap-tiap individu. Karakter-karakter seorang pemimpin akan muncul saat seseorang masuk ke dalam suatu wadah sosial. Sosok pemimpin pastinya memiliki tiga karakter. Pemimpin memiliki sifat kreatif yang mana menjadi modal dalam mengarungi suatu perjalanan. Kreativitas pemimpin akan diuji saat dihadapkan dengan masalah. Ketika dalam menyelesaikan suatu masalah, pemimpin yang kreatif tidak akan kehabisan ide menemukan solusi. Selain dalam menyelesaikan masalah, kreativitas pemimpin juga akan berpengaruh dalam perwujudan impian yang disusun bersama-sama.

Pemimpin juga perlu berinisiatif. Telah banyak contoh yang menunjukkan karakter seorang pemimpin dalam melakukan suatu gebrakan dalam kepemimpinannya saat menghadapi permasalahan. Bagi orang yang memiliki nilai kepemimpinan tinggi, mereka merasa gerah dengan suatu masalah dan masalah itu harus segera diselesaikan. Hatinya bergejolak, raganya tergerak. Dari keresahan tadi, sosok pemimpin perlu memengaruhi orang-orang yang dia pimpin untuk sukarela melakukan hal-hal yang sesuai dengan suatu visi. Cara yang dilakukan adalah mengambil tindakan sebagai percontohan bagi pengikutnya. Maka dari sana diharapkan akan menimbulkan gerakan nurani yang sama dalam hati orang lain.

Pemimpin tidak bisa hanya berdiam diri melihat suatu masalah. Pemimpin dituntut aktif untuk menghampiri permasalahan sekaligus mencari permasalahan. Memang, pemimpin akan sangat akrab dengan permasalahan. Hari-harinya dipenuhi masalah. Setiap jamnya akan dikorbankan untuk memikirkan pencerahan. Pemimpin akan memaksimalkan panca inderanya dalam mengamati masalah hingga tercipta solusi konkret dan optimal.

Permasalahan memang akan terus ada. Tantangan pasti beriringan jalannya dengan langkah-langkah orang berjuang. Akan ditemui orang-orang yang berseberangan dengan usaha yang dilakukan. Ketiga hal tadi dapat diterapkan dalam menyikapi orang-orang yang menentang dan mencegah usaha-usaha dalam berkontribusi.

Bila dilihat lagi seperti apa sejatinya sosok pemimpin itu, dapat dipastikan semua orang akan merasa bahwa dirinya adalah pemimpin. Akan ada hasrat dan gairah untuk berkontribusi. Militansi pun akan terbentuk sebagaimana yang diungkapkan dalam suatu risalah: "Bahkan jikalau keringat, air mata, dan jiwa bisa mencerahkan peradaban negeri ini, maka akan kami antarkan itu semua dengan senyuman yang paling menawan."
Assalamu'alaikum.

Hidup mahasiswa!
Hidup rakyat Indonesia!
Hidup pendidikan Indonesia!

Alhamdulillah pada post kali ini saya akan membagikan sedikit gambaran mengenai acara PKMF MIPA 1 2018. Saya hanya dapat memberikan gambaran mengenai jalannya acara karena pada waktu yang bersamaan saya berhalangan hadir. Sebagai referensi dari tulisan ini, saya membaca tulisan milik teman-teman saya.

Acara dilaksanakan pada hari Rabu, 25 April 2018 bertempat di Gedung Dewi Sartika 10.16, Kampus A UNJ. Acara kembali dipandu oleh Kak Mahbub Al-Haqi (Kimia 2016).

Materi II pada hari ini bertemakan "Pendidikan Kontemporer" yang disampaikan oleh Kak Rakha Ramadhana (Kepala Departemen Kominfo BEM UNJ 2018).

Sistem pendidikan Indonesia diatur dalam UU Nomor 20 tahun 2003.  Urgensi dari pendidikan itu sendiri ada beberapa poin yang disampaikan oleh Kak Rakha:
1. Memberikan pengetahuan
Kita dapat mengambil suatu landasan hadits.
"Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya, kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
Allah
2. Karier pekerjaan
Pendidikan yang tinggi memungkinkan seseorang untuk melakukan banyak hal. Tentu dalam hal ini memungkinkan pula untuk memperluas peluang mendapat pekerjaan.
3. Membangun karakter
Dalam proses pendidikan, terjadi interaksi antara siswa dengan pendidik. Di sanalah terbangun karakter-karakter yang diharapkan, baik dari pendidik maupun siswa.
4. Pencerah kehidupan
Pendidikan dipercaya menjadi solusi dalam meningkatkan derajat hidup. Melalui pendidikan, kehidupan seseorang seharusnya lebih bermakna dibanding orang-orang yang tidak tersentuh pendidikan. Karena dalam proses pendidikan banyak sekali pelajaran-pelajaran hidup yang dapat dipetik dan diaplikasikan.
5. Kemajuan bangsa
Setiap bangsa berkembang dan maju melalui pendidikannya. Akar semuanya dari sana; keberhasilan pendidikan. Maka dalam hal ini pendidikan dipercaya sebagai faktor kemajuan suatu bangsa.

Pendidikan di Indonesia saat ini belum bisa dikatakan baik-baik saja. Banyak sekali tantangan yang dihadapi, seperti wilayahnya yang sangat luas, sarana dan prasarana, pemahaman yang kurang, tidak meratanya pendidikan di Indonesia, serta rasa malas.

Pada masa kini, pendidikan sudah sangat beragam media penyampaiannya. Dahulu kita hanya tahu bila ingin belajar kita harus datang ke sekolah atau perpustakaan, kini dapat diakses di mana saja contohnya dengan e-book.

Demikian tulisan singkat saya mengenai PKM FMIPA 1 2018. Kekurangan informasi datangnya dari saya sendiri, mohon maaf bila ada ketidaksesuaian dengan fakta di lapangan.



#PKMFMIPA2018
#FMIPAKITA
#Kreatif_Inisiatif_Aktif