Saran Penyembuhan Terkilir Dari Haryanchev


Setelah classmeeting kemarin pergelangan tangan gue terkilir, gue merasakan banyak sekali ketidaknyamanan dalam beraktivitas. Mau ngetik rasanya sakit karena tangan bengkak.

Meskipun tangan yang terkilir rasanya sakit banget buat digerakkin, gue tetap maksa ngetik pake satu tangan. Hasilnya, setengah jam cuma dapat 100-an kata. Gue tinggalin Microsoft Word, kemudian berpaling ke Descendants of The Sun. Nggak bisa dibohongi, DOTS adalah obat.

Udah dua postingan terakhir paragraf pertama selalu diisi oleh Descendants of The Sun. Abisnya keren, sih, filmnya. Apakah ini tanda-tanda gue akan menjadi pencinta drama korea? No no no. Terlalu cepat menyimpulkan. Kecuali ada file gratisan, gue mau deh nonton drakor terus-terusan.

Kembali ke tangan. Terkilir, keseleo, sprain, burxulmaq (dalam bahasa Azerbaijan), apa pun itulah bahasanya, memang cukup mengganggu. Gatel tapi nggak bisa digaruk, ngilu cuma bisa ditahan. Tangan rasanya kayak diemut banteng.

Selama terkilir, ada dampak baik dan buruk yang gue terima. Baiknya, gue nggak akan disuruh ngangkat-ngangkat.

Keponakan gue yang pertama masih berumur 8 bulan. Umur segitu, dari kebiasaannya yang gue lihat, lagi seneng-senengnya main karambol merangkak. Dia tinggal bareng gue, Mama, dan Bapak. Orang tuanya tinggal di Bekasi.

Biasanya, di rumah, kalau Mama lagi buatin bubur tim buat keponakan, gue yang ngejaga dia. Sebenarnya kesalahan besar nyuruh gue ngejaga bayi. Kalau nangis, gue nggak bisa netein. Kalau dia minggat dari rumah, gue nggak punya duit buat ngongkosin. Hal ini gue antisipasi dengan naruh beberapa bantal sebagai pagar di pinggiran kasur tipis yang digelar di lantai.

Gue aslinya bisa menggendong. Tetapi dengan tangan gue yang sedang terkilir ini, gue nggak bisa gendong dia.

Ceritanya gue lagi sibuk main handphone. Si keponakan nggak dijagain. Pas gue tengok lagi, dia udah merangkak keluar kasur, dan merangkak di lantai. Untungnya kasur gue tipis dan nggak tinggi, sehingga langsung nempel ke lantai. Gue khawatir dia nanti nggak seimbang lalu jatuh kepalanya terbentuk lantai. Gue panik, dan cuma bisa teriak, “Itu dia mau kabur, Ma! Tangan nggak bisa gendong nih!”

Mama yang lagi nyiapin makan buat dia, langsung ngangkat dia kembali ke kasur. Kehadiran gue terasa sangat useless di rumah ini.

Namun, banyak juga nggak enaknya dari tangan terkilir. Mau pake baju susah. Tangan kanan masuk dengan cepat, tangan kiri butuh setengah menit buat pelan-pelan masuk. Positifnya, gue jadi mengikuti anjuran Rasulullah untuk pake baju dari kanan dulu.

Ledekan dari orang terdekat juga nggak bisa dihindarkan, salah satunya adalah dari bapak sendiri. Betul. Orang yang kita percaya bakal ngasih dukungan ternyata ngeledekin. Dia dengan riangnya, ngeledek gue, “Robby tangannya sengklek! Tangannya sengklek!” kemudian main Fruit Ninja di tablet.

Karena yang terkilir adalah tangan kiri, sudah sangat jelas gue jadi kesusahan untuk cebok. Gue jadi nggak nafsu makan karena pikiran gue, kalau makan terus nanti malah mules. Sedangkan kalau gue boker, gue bingung harus cebok pakai apa.

(Untuk pertama kalinya gue mengetahui ada manusia bingung cara cebok.)

Dan petaka itu akhirnya datang juga. Perut gue mules dan tangan kiri masih susah digerakin. Masih kaku. Kalau pun bisa harus dengan dorongan tangan kanan. Begitu saatnya cebok, gue kebingungan. Naluri manusia gue bekerja. Gue berdiri, nempelin pantat ke tembok, gesek deh.

YA MASA KAYAK GITU. Yang ada abis digesek pantat gue bentuknya abstrak.

Terakhir, gue juga menjadi sensitif. Sewaktu berangkat sekolah, melihat angkot penuh sesak adalah hal yang harus dihindarkan. Temen ngedeketin, gue ngejauhin tangan. Takut sewaktu-waktu tangan gue nggak atau sengaja kesenggol. Terus gue mikir, kelamaan begini gue jadi antisosial dong?

Dari pengalaman-pengalaman di atas, gue menyimpulkan bahwa tangan terkilir memang nggak akan ngenakin. Selama kesakitan itu gue mendapat saran agar tangan yang terkilir bisa sembuh. Karena kondisi tangan gue sudah lebih baik sekarang, gue akan memberi saran dan cara untuk menyembuhkan tangan yang terkilir. Sebenarnya ini hanya meneruskan saran dari orang-orang.



1. Urut
Saran teratas jatuh kepada urut. Banyak sekali yang menyarankan gue untuk urut; orang tua, teman-teman sekolah, dan teman-teman di WIRDY. Tetapi gue punya keyakinan bahwa nggak perlu urut untuk bisa nyembuhin keseleo ini.

Alasannya: gue nggak tahan diraba-raba orang.

Gue orangnya gampang kegelian. Kalau lagi diurut tiba-tiba gue kencing, kan, malu jadinya.

Nilai untuk saran ini: 2/5


2. Beras kencur
Beras adalah bahan pangan yang khasiatnya luar biasa. Keunggulannya sudah teruji turun temurun. Beras dipercaya ampuh mengenyangkan perut orang Indonesia. Beras juga bisa buat alat musik. Dan baru-baru ini, Bang Yoga membuktikan bahwa beras bisa mencegah rusaknya perangkat elektronik miliknya.

Tidak hanya berkarier sendiri, beras dalam bentuk kolaborasi juga tak kalah berkhasiat. Salah satunya beras featuring kencur yang lebih dikenal beras kencur. Yang gue tahu sebelumnya, jenis beras itu ada beras merah, beras hitam, dan beras rojolele. Setelah gue tanya ke Mama, ternyata beras kencur itu adalah beras... dan kencur. Udah. Gue kira sejenis produk pangan terbaru.

Selain untuk jamu, ternyata beras kencur juga bisa untuk menyembuhkan terkilir.

Cara:
Tumbuk halus beras dan kencur bersamaan. Setelah menjadi bubuk tambahkan air dan balut dengan kain tipis. Ikatkan di bagian yang keseleo sebelum tidur dan lepas ikatannya di pagi hari. Jangan terlalu kencang karena bikin nggak nyaman. Pasti ngerti dong gimana rasanya dikekang? Hih.

Nilai untuk saran ini: 3/5


3. Obat merah
Obat merah ini bisa dibeli di apotek dalam bentuk cair. Digunakan dengan cara dioles di bagian bengkak setiap dua-tiga kali sehari. Gue nggak tahu banyak soal obat ini, tapi menurut pengakuan teman gue yang sudah merasakan khasiatnya, obat ini ampuh menyembuhkan bengkak di kakinya. Setelah gue memakainya pun terasa lebih baik. Obat ini aman.

Berikut adalah penampakannya.



Nilai untuk saran ini: 3,5/5


4. Kompres dengan es batu
Es batu banyak banget manfaatnya. Selain bisa menjadi senjata bermain sumpit, es batu juga bisa digunakan untuk mengobati keseleo. Ini yang gue terima ketika dikompres anggota PMR di sekolah.

Mengompres dengan es batu bertujuan untuk ngempesin bengkak. Bengkaknya pelan-pelan mengempes, eh muncul rasa sayang yang tiba-tiba membengkak.

Hah? Apaan, sih?

Cara:
Getok es batu menjadi bagian yang kecil. Kira-kira sebesar biji salak. Terserah mau ngetok pake batu atau kepala. Setelah dirasa cukup banyak es batu yang terkumpul, ambil kain tipis. Mirip dengan penggunaan beras kencur, namun dalam pengompresan harus diperhatikan terus menerus. Nggak bisa ditinggal tidur.

Tempel kain yang berisi es batu di bagian yang masih bengkak. Jangan ditempel begitu saja, sesekali diangkat dan dipindah ke bagian bengkak lainnya. Kalau sudah mencair, getok lagi es batu untuk pengompresan ulang.

Nilai untuk saran ini: 4/5
Nilai untuk anggota PMR: 10/10



5. Balsem
Sebenarnya ini termasuk dalam cara urut. Tapi kalian bisa menggunakannya di rumah dengan tangan sendiri. Kecuali kalau kedua tangan keseleo, nggak bisa dilakukan dengan lidah.

Cara:
Gunakan balsem apa pun sesukamu. Kalau bisa balsem yang sudah menjadi kepercayaan keluarga. Balsem nggak bisa diganti oli.

Balurkan balsem ke bagian yang bengkak. Dipijat perlahan bagian yang bengkak searah menuju jantung (ini tips yang gue dapat dari teman anggota PMR). Arah pijatan dilarang bolak-balik. Jangan cuma dielus saja bagian yang sakit karena hanya menimbulkan efek nyaman. Setelah nyaman, eh ditinggalin.

Ya, namanya juga nasib jadi kucing tetangga.

Nilai untuk saran ini: 4/5


6. Air liur atau ludah
Air liur atau ludah, selain berguna untuk membantu proses pencernaan, berfungsi juga untuk meludahi selingkuhan.

Mungkin terdengar jorok menggunakan ludah sebagai pengobatan. Tapi, kita berusaha kembali lagi ke alam. Biar produk alami yang menyembuhkan rasa sakit.

Cara:
Pergilah pagi-pagi ke tempat umum, usahakan yang ramai, misalnya terminal, stasiun, pasar. Cari seorang lelaki, dekati wajahnya, kemudian acungkan jari tengah dan berkata, “FAKYU!”, maka dia akan meludah untukmu. Tetapi perlu diingat, jangan melakukan ini di Transjakarta karena efeknya akan lebih parah. Sebelum diludahi, kamu akan dipukul lebih dahulu.

Cara yang tadi adalah salah.

Cara (yang bener):
Bangun tidur, ludahin bagian yang bengkak. Kemudian diusap. Beres. Jangan minum atau makan terlebih dahulu setelah bangun tidur.

Nilai untuk saran ini: 3/5


7. Istirahat
Tidak bisa dipungkiri bahwa istirahat adalah cara terbaik untuk menyembuhkan penyakit. Dengan mengistirahatkan diri tentunya kita akan terbebas sejenak kegiatan yang melelahkan. Ini juga berfungsi untuk memulihkan kondisi yang sempat drop.

Jangan maksa terus-terusan kerja keras di saat tangan keseleo. Mending di rumah, tiduran, nonton TV, baca buku, atau nonton Descendants of The Sun.

Nilai untuk saran ini: 5/5



8. Waktu
Kata penyair Tumblr, “Seiring berjalannya waktu, luka dapat menyembuhkan dirinya sendiri.”

Nilai untuk saran ini: 1/5
Nilai untuk quotes: B aja, sih

---

Untuk menuju kesembuhan, banyak jalannya, kan? Jangan patah semangat, jangan punya niatan matahin tangan yang satunya. Ayo, sembuhkan keseleomu!

(Wuih, udah kayak kampanye antinarkoba aja. Tolong angkat saya jadi duta keseleo)

---

Sumber gambar:
http://sidomi.com/451008/keseleo-jangan-diurut-ini-pertolongan-pertamanya/


30 komentar:

  1. Intronya cukup buat satu blog post, Rob.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Astaga nggak nyampe 3 paragraf komen gue. Maafin gue ya, Rob, gue merasa kotor. :(

      Delete
    2. Tadinya mau jadiin satu post, tapi nanti dikira sampah. Ya udah kasih saran-saran penyembuhan. :))

      Dua komentar = dua paragraf. Nggak apa, Bang. :')

      Delete
  2. Apasee rob. Kalo keseleo ya diurut kelar. Tapi gue termasuk org yg anti durut juga si, dengan alasan yang sama kegelian. :(
    Btw, vepat sembuh rob, cepat bisa beraktivitas normal kembali, dan tentunya cebok seperti manusia pada umumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apaan seh. Nyuruh urut sendirinya antiurut. Tos dulu!

      Yooo, sudah sembuh sekarang, dan cebok seperti orang Indonesia pada umumnya. \o/

      Delete
  3. Info juga nih, baru tahu penampakan obat TIEH TA YAO GIN.. Biaa d.coba klw lg kseleo, tp mudah2an gk lg.. Tp biasanya klw kseleo aku d.pijit gtu..

    Semoga cepet sembuh mas.. Biar lebih leluasa nulisnya, ngetiknya dan aktivitas2 yang lainnya.. Aamiin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mas Andi. Kalau lagi iseng dipijet pake balsem langsung enakan.

      Aamiin. Makasih, Mas Andi.

      Delete
  4. Artikel yang bagus dan sangat informatif dek. Itu ludah selain untuk ngobatin keseleo sekaligus bunuh kuman di kulit apa yaaa wkwkwk. Bakteri di ludah perang kuman di kulit, bagus.

    Cepet sembuh terkilirnya. Tapi senyampang masih bisa nulis yang beginian, agak lamaan ga papa. Kan ga semua blogger tangannya terkilir, jadi lu bisa kasih sudut pandang yang baru gitu :) /dihajar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, saya malah baru tahu kalau begitu. :))

      Jehehe, blogger dengan branding tangan keseleo gitu? :(

      Delete
  5. Demi apa itu bapak lo bilang gitu? Ngakak ya allah����

    sumpah, gue pikir beras kencur itu suatu produk yg emg satu variabel *apaini* yaa lo ngerti lah ya maksud gue wkwk eh ternyata emg gabungan antara beras dan kencur haha

    Informatif banget nih postingannya. Alhamdulillah belom pernah terkilir dan semoga jgn sampe.

    Tapi kmrn abis jatoh dari motor, ini kira-kira bisa diterapkan nggak ya? Wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, kirain cuma gue doang yang ngira begitu. :'))

      Bisa banget. Cobain dong saran-saran di atas. Biar blog gue benar-benar bermanfaat dalam medis. :))

      Delete
  6. Pakein balsem aja, biar bau lu kayak nenek-nenek, hahaha

    ReplyDelete
  7. Hadeh urut bisa bikin gw teriak2 kesakitan, gw trauma ama tukang urut ihik ihik

    ReplyDelete
  8. Naaaaah pas iki buat gue..
    Sering keseleo mungkin akibat terlalu kurus.. ._.

    ReplyDelete
  9. Di deket rumah gua, daerah duren sawit Jaktim. Ada tukang urut terkenal namanya Guru Singa. Orang sekitar bilang, kalau urut disitu pasti sembuh Rob. Mau patah tulang, tulang kegeser, sampe salah tulang juga bisa Rob.

    Btw, Salam kenal ya :D

    ReplyDelete
  10. Ini beneran kamu nulis postingan pake satu tangan cees? Saluuut..

    Itu poin ngeludahin... haha ngaco pisan! Oiya, kalau tangan/kaki keseleo, aku sih paling diurut dikit pake balsem. Niscaya bakalan sembuh sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak sepenuhnya, cees. Nggak kuat. :(

      Anak futsal banget, nih, ceesku! Wahahaha.

      Delete
  11. Bahaha. Beras dibawa-bawa lagi. :D

    Ludah saran paling bangke. Kenapa jadi ngaco? Pikir sendiri! Ini Indonesia, Brother!

    "Waktu terus bergulir dan kamu masih menunda untuk urut. Selamat menikmati masa-masa bengkak itu!" Gue tiap kali males urut selalu ngomong begitu. Meskipun emang diurut rasanya gimana, gitu. Enakan di pijat. Apalagi pijat... eh kok gini? :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu yang soal pijat kok ambigu, ya. Belum sempet ngetik plus-plus udah kekirim. Terus ngapa "di pijat"? Duh, kepencet spasi, Yog? Gak sesuai EBI! Bodoh. Ini ngapa gue rusuh sendiri. XD

      Delete
    2. Ini benar-benar komen yang menimbulkan reflek tawa. Thanks, Yogs.

      Delete
    3. Saya nggak ikutan ya. Takut yang bersangkutan tersinggung. ^__^

      Delete
  12. BANYAK BENER SARANNYA ANJIR. BARU SADAR KESENGKLEK BISA DIATASI DENGAN BANYAK CARA. SAMA KAYAK PATAH HATI. DIATASINYA NGGAK DENGAN CARA BUNUH DIRI. HUAHAHAHA MAKASIH, SENPAI!

    Yah, kamu nggak bisa diraba-raba orang? Sungguh kepolosan yang mencengangkan. Tapi ngeraba-raba bisa kan, Rob?

    Trus gimana sekarang tangannya? Udah sembuh sih ya. Yah padahal kan pengen kamu cebok dengan cara abnormal itu lebih lama. Huahaha!

    *kabur naik buraq*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tepuk tangan dulu buat Haryanchev.

      Ngeraba? Wah, itu insting aja yang menjawab. Cebok cara itu perlu video tutorialnya nggak?

      Buraq-mu tak selengkat.

      Delete
  13. ada temen ngajar, keseleo udah 8 bulan gak sembuh2
    dipijat dibobokin tetep
    saran aja sih mas, ke dokter aja
    tp moga cepat sembuh ya, gak enak banget soalnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah udah sembuh, Mas. Semoga temanmu juga.

      Delete

Terimakasih sudah membaca. Jangan malu-malu buat komen, karena komentarmu adalah semangat untukku.

Kamu mau, kan, jadi penyemangatku? Silakan berkomentar dengan sopan.