Komen-Komen Tulisan Pertama

Oh yeah, ada beberapa ritual dalam memulai sesuatu kegiatan: 1) Berdoa; 2) Buka soal; 3) Keluarin sontekan. Ternyata itu adalah tutorial sesat menyelesaikan soal ujian.

Bagaimana dengan ngeblog? Apa yang seharusnya dimulai saat awal ngeblog? Kalau mau ngeluarin sontekan, harus dari mana sontekan itu datang? Terakhir ngecek di OLX belum dijual.

Lalu, timbul pertanyaan. Gimana, sih, awal ngeblog para blogger? Yang ngeblognya lebih dari setahun pasti akan sulit dicari postingan pertamanya. Ada pengecualian di dalamnya: 1) Ada widget arsip; 2) Tulisan di blognya masih kehitung jari; 3) Keluarin sontekan.

Beruntung gue berteman dengan teman-teman blogger di WIRDY. Mereka secara sukarela nyebutin link postingan pertama mereka. Mumpung lagi pengin, gue komentarin aja tulisan pertama mereka. Muahahaha!


Wulan
Yang pertama, kita bahas personel WIRDY asal Pekanbaru. Kalau dilihat dari penulisannya nggak terlalu banyak berubah dengan yang sekarang. Sejak dulu tulisan Wulan udah enak dibaca. Maksudnya, nggak ada bahasa SMS di sana. Nggak kayak gue waktu dulu yang masih ngetik “gue” pake “gw”, "w", "ue", dan "que". 

Di postingan pertamanya, Wulan menulis tentang “dia”. Coba baca di sini: 161 Days.

Kita akan bertanya-tanya, ada apa dengan kata ini. Kata “dia” berturut-turut berada di awal kalimat. Kecuali di kalimat pertama diawali kata “aku" dan kalimat terakhir diawali kata “Ya Allah.”

Aku. Dia. Ya Allah.

Sekali lagi.

Aku. Dia. Ya Allah.

Lebih keraaaas!

Jawaban paling dekatnya adalah, Wulan meminta kepada Allah untuk bertemu dia. Jadi, marilah kita menebak, siapa tokoh dia yang dimaksud.

Dua kalimat dengan kata “dia” yang pertama,
Dia lelaki yang lucu yang pernah ku kenal
Dia yang selalu mengajakku berangkat sekolah bersama
Dugaan pertama: Wulan pengin ketemu bapaknya. Siapa lagi coba, yang ngajak berangkat sekolah. Karena pada zamannya Gojek belum ada. Jadi, bapaknya adalah “dia” yang dimaksud.
Dia yang kemana-mana selalu setia make topi
Dia yang rela manjatin pohon mangga demi aku
Dugaan kedua: Wulan pengin ketemu mas-mas tukang panjat pohon. Antara dugaan pertama dan kedua sudah mulai terlihat benang merahnya. Ayo lebih giat lagi mencari jawaban.
Dia yang memperkenalkan aku sebagai pacarnya saat acara ulang tahunnya
Dugaan terakhir: Wulan pengin ketemu pacarnya. Oke, sudah mulai ketemu jawabannya? Wulan pengin ketemu pacarnya, yang ternyata bapaknya sendiri, yang suka panjat pohon mangga. Tuntas sudah.


Icha
Kalau membaca tulisan pertamanya, Icha ini lebih bisa disimpulkan sebagai anak yang dekat dengan keluarga. Saking dekatnya, dia berani memberi judul “Aku dan Keluarga (abnormal)ku”.

Gue punya kecurigaan, setiap cowok yang berusaha mendekati Icha, pastinya akan membaca tulisan pertamanya. Karena tulisan tersebut memberi sedikit kunci rahasia keluarganya. Paling nggak, bisa jadi referensi bahan obrolan. Suatu saat nanti akan ada percakapan seperti ini:

Gebetan Icha: Kamu punya adik, kan?
Icha: Iya. Kok kamu tahu?
Gebetan Icha: Iya dong. Aku baca blog kamu. Namanya Sadam, kan?
Icha: ....

Makanya, kalo blogwalking dibaca dulu. Jangan asal komen aja.

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, apakah Icha sejak dulu sudah menulis dengan gaya mesum? Jawabannya, belum. Setidaknya di postingan pertamanya belum ditemukan hal-hal dewasa. Mungkin yang kedua udah.

Saat tulisan pertama dipublikasikan, Icha masih berumur belasan. Bakatnya masih terpendam. Bakat review film maksudnya. Kan, dia juga hobi review film.

Dari tulisan pertamanya juga, kita bisa tau kalau Icha adalah seorang keturunan campuran Banjar-Bugis. Satu-satunya benang merah dari dua daerah tersebut adalah soto: soto banjar dan soto bugis. Percayalah, dua jenis soto itu berbeda. Masing-masing soto punya pendirian. Bukan seperti ini.


Soto yang tidak berpendirian

Lho, ini kenapa malah bahas soto?

Darma
Mari kita ucapkan selamat kepada Darma yang sekarang berada di Turki. Semoga dia lolos seleksi aktor film Elif season 5.

Dibandingkan dengan kelima orang, tulisan gue dan Darma adalah yang paling sedikit. Coba baca di sini (Introduction), tulisannya sedikit banget. Jadi, kalau gue ngupas tulisannya cuma sedikit, bukanlah sebuah kesalahan dari gue. #NggakMauDisalahin

Post pertamanya
Tuh, kan. Apaan coba? Post blog bisa kena sekali screenshot gitu. Tapi tulisan gue lebih sedikit, sih, kalau dibanding dia. Kelebihannya, dia pake gambar sedangkan gue nggak.

Sambil baca postingannya, coba deh bacanya sambil bayangin MC acara pernikahan.

Ngomong-ngomong, celananya Bang Darma lucu juga ya. Garis-garis vertikal gitu. Kata guru Tata Busana gue, motif garis vertikal dipakai oleh orang yang berbadan gemuk. Nah, itu berarti... mungkin pahanya Bang Darma yang gemuk.


Yoga
Tulisan pertama di blognya Yoga berjudul Kamu Satu. Kamu satu. Aku dua. Dia tiga. Begitulah yang disebutkan dalam komentar post tersebut.

Bakat nyepik sudah terdeteksi
Tulisan ini dibuat tahun 2012. Dalam tulisannya, dia menyebutkan pengin jadi penulis. Oke, lirik lagu Bad-nya Young Lex feat. Awkarin emang cocok buat dia.

2012 mereka bertanya, nanti besar lo itu mau jadi apa
"Penulis!" jawabnya. 

Dari mana gue tau? Dari sini..

“Gue berdoa kelak, entah kapan tulisan gue bisa jadi sebuah buku.”- Yoga Akbar Sholihin, 2012.
Tolong ya, yang ini nggak usah dibercandain. Impian orang nggak bagus buat diketawain.

Tapi, yang bikin sebel dari tulisan ini adalah penafsiran kata “cinta”. Di postingan pertamanya dia bilang CINTA itu Cerita Indah Namun Tiada Artinya. Padahal ada lanjutannya tuh...

Cerita Indah Namun Tiada Artinya. Bergadang boleh saja, kalau ada perlunya~

(Kembali lagi gue tegaskan mencari hal lucu adalah sebuah kesulitan.)

Seperti remaja pada umumnya, Yoga tetap nggak ketinggalan ngutip quote-quote buku tulis: “Practice makes perfect”. Setiap orang yang pernah pake Sidu pasti ngutip quote itu, entah itu buat update status atau ngetwit.

Oh iya, satu lagi. Di postingan pertamanya Yoga ngebahas soal cinta. Sebenarnya udah ketauan arah dan gaya cerita selanjutnya. Pasti bakalan ngomongin senja, kopi, cakrawala, semilir angin, pulang, jenggot Firaun, dan kata-kata puitis lainnya. Begitulah tebakan awal setelah membaca postingan pertamanya.

Sekarang dia udah jarang bahas soal cinta. Udah punya pacar mah adem ayem aja tiap malam minggu. Nyender terus kayak sepeda fixie nggak dipasangin standar.

Dibandingkan tulisan-tulisan mereka yang sekarang, sangat jauh perkembangannya. Masing-masing orang udah banyak perubahan dan ketemu gayanya masing-masing. Misalnya, Icha yang sekarang udah sering review film dibanding tulisan pertamanya. Yoga yang selalu dicariin orang-orang saat dia vakum ngeblog. Gue nggak pengin bilang dia mesum. Karena, dengar-dengar, dia mau ngelepas bajunya gayanya itu. Darma dan Wulan? Lagi jarang ngeblog. Mungkin urusan dunia nyatanya lebih berat.

Lebih dari setahun ngeblog pasti banyak perubahannya. Percaya, deh.

**

Baca juga komen-komen mereka tentang postingan pertama anggota WIRDY

Wulan Tulisan Pertama WIRDY yang Menginspirasi
Icha: Tulisan Pertama Teman-Teman Grup Pertama
Darma: Ah, dia udah jadi aktor di Turki. Sombong gak mau ikutan nulis. (2)
Yoga: Mengomentari Tulisan Pertama


31 komentar:

  1. "Makanya, kalo blogwalking dibaca dulu. Jangan asal komen aja." INI SARKAS ABESSS. WOAHAHAAHA. XD

    Yoih. Jangan pernah menertawai mimpi seseorang, ya. ^__^

    ReplyDelete
    Replies
    1. WIRDY memang mengubah diriku menjadi pemuda sarkas. Siap-siap dikucilkan nggak, nih?

      Delete
  2. tulisan keempat.

    yuhu, sudah baca semua.

    KESIMPULAN DIANYA TEH WULAN ASTAGHFIRULLAH KUINGING NGAKAK! bisaan euy bikin kesimpulannya.

    nah yang ini komen tentang bang yoganya baik-baik. kita doakan saja yang terbaik untuknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya nggak bisa ngejelekin orang. Temen saya udah dikit, gak mau ditambah musuh. *malah curhat*

      Delete
  3. Itu wulan niat bikin kalimat puitis gak sih? Tapi sedih sih bacanya taeee :'))

    ReplyDelete
  4. Bajingan tengil kecil! Bisa-bisanya nyambungin sama soto. Hahahaha.

    Itu yang Wulan. Kampret bener dah. Serasa kamu itu Dora, Rob. Ujung-ujungnya jawabannya itu Bapaknya. Waduh. Inses dong. :(

    Kalau Darma... dah ah males. Cuma 6 cm gitu. Ketutup paha gemuk makanya pendek :( Eh astagfirullah :(

    Trus kalau Yoga, kayaknya terlahir untuk nyepik sih. Hahaha. Sudah banyak memakan korban. Dia juga kalau nulis buku, paling nulis soal mantan dan es krim. Qucedilaaaa :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebetulan pas pengin. Muahahaha.

      Kesimpulan saya mah cuma sampai situ. Nyari yang deket-deket aja. Kalo nulis mantan dan es krim, ah udah ketebak gimana ceritanya. Hahaha

      Delete
  5. HAHAHAHAHAA ROBBY KECIL-KECIL KAMBING SEKALI YAA
    Tau aja aku pacaran sama bapak sendiri.

    Aku. Dia. Ya Allah.
    Aku baru ngeh yg ini wkakakakaa

    Btw, kok aku ngakak ya pas baca soto banjar ala bugis. Jangan-jangan makanan itu yg nyiptain Icha?
    WHOOOAAHH

    ReplyDelete
  6. hahahaha ngakak dah.

    Aku. Dia. Ya Allah. :') mau nangys ajaa.

    itu beneran yak bang dar udah di turki? :') ntar kalo mitap yg nemenin gue sampe ciputat siapa Ya Allaah. :')

    Dan ternyata dari 2012 pun bang agoy sudah terlihat bakat playboy nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anjir. Mana ada orang punya bakat jadi playboy? :(

      Delete
    2. Playboy itu pewarisan sifat kakeknya yang orang Rumania itu.

      Delete
  7. Aku. Dia. Ya Allah.

    Sesuatu banget sob ^__^

    ReplyDelete
  8. Wah memorable banget ya mas roby sampe segitunya review first comment orang... hehe WIRDY itu Mereka yang 5 itu ya,...

    ReplyDelete
  9. Begitu lo bilang 'celana darma lucu juga' gue jadi melihat celananya, terus fokus kebagain yang menonjol di sana. Mohon dijelaskan, itu bagian apa ya ?

    ReplyDelete
  10. Haha anjis itu teori "dia"-nya ada-ada aja deh Robby.

    Oke, akhirnya ketahuan. Celana Darma memang patut dipertanyakan. Haha.

    Sip. Lanjut ke Blog Wulan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan mikir yang nggak-nggak, Ceesku. ^__^

      Delete
  11. bisa bisanya si Wulan sama bapaknya.. hahaa

    soto yang tak punya pendirian, ya Allah.. apa apaan ini..

    tulisanmu paling singkat Rob, ke 2 Darma

    Semoga cita cita Yoga segera terkabul, Aamiinn

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Komen soal bang Yogs emang paling bener deh. :))

      Delete
  12. Oh, ternyata yang dimaksud dia itu adalah bapaknya Wulan sendiri. Terjawab sudah pertanyaan selama ini.

    Wuaah. Tulisan pertama Icha belum ada unsur 'anu'nya ya? haha.
    Dan apalah itu soto yang tidak berpenderian!

    Robby belajar tata busana?

    Semoga keinginan Yoga dan kalian semua yang mau jadi penulis terkabul. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak ada yang bisa memecahkan masalah ini sebelumnya.

      Iya, Kak. Jahit-jahit gitu. Ehey!

      Aamiin. :))

      Delete
  13. Aku suka ngontrol blog sendiri, liat tulisan yang dulu2 dan emang pasti ada perubahan. Malah kadang suka bebersih blog, kalau ada tulisan yang sekiranya ternyata gak baik dan gak layak buat di share, jadinya di apus deh. Hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Naaah, ini quality control blog. Keren keren! :))

      Delete
  14. HEMMM yang Wirdy itu berempat itu? ,

    ReplyDelete

Terimakasih sudah membaca. Jangan malu-malu buat komen, karena komentarmu adalah semangat untukku.

Kamu mau, kan, jadi penyemangatku? Silakan berkomentar dengan sopan.