Tampil Mendadak

thumbnail-cadangan

3 bulan terakhir, setiap akhir pekan gue latihan drama musikal. Drama ini seharusnya ditampilkan bulan Februari. Tapi berhubung kepotong acara kelas 12, jadinya baru tampil tanggal 24 Maret.

Niatnya gue mau ceritain semua perjalanan gue dan temen-temen mulai dari Januari sampe hari penampilan. Berhubung Bolt gue belum bener, jadi belum download semua foto yang nantinya gue jadikan bahan cerita. Untuk saat ini, gue kasih bocoran judul terlebih dahulu. Judulnya: The Kingdom.

Semoga bisa cepet-cepet nyeritain semuanya di blog. Jujur, setelah berakhir penampilan kami, gue jadi kangen. Kangen kebiasaan yang ada saat latihan; kangen tidur di sofa nunggu temen-temen selesai makan; kangen diajak ngobrol nggak jelas sama bapak-bapak; kangen gelar karpet; kangen nebeng motor temen; kangen keanginan di fly over; dan masih banyak lagi. Seperti kata Alitt Susanto: "Menghapus perasaan emang susah, tapi lebih susah menghapus kebiasaan". Untuk saat ini, kebiasaan itu belum bisa terhapuskan.

Untuk cerita ini, nanti gue post di lain waktu.

Jadi, apa, sih, maksud dari judul post ini? Gini ceritanya...

Siang ini gue lagi duduk di bangku paling depan dalam acara Program Silaturahim KIR Jakarta Barat (PROGSI KIBAR). Di acara ini gue jadi bagian dalam panitia. Mungkin ini acara terbesar dalam pengalaman gue dalam berorganisasi. Padahal tugas gue nggak susah, cuma ngebenerin kabel proyektor. Itu juga masih dibantuin.

Tiba-tiba, si Gita, yang jadi MC di acara itu, nyuruh gue ngisi acara.
"Nanti, kan, ada waktu 5 menit. Lu stand up, ya."
Gue terkejut. "Eh, apa-apaan, nih? Nggak mau, ah."
"Plis banget. Buat ngisi waktu sebelum break."
"Nggak mau."

Setelah berkali-kali dipaksa, gue harus nyerah. Oke, ini penampilan gue yang nggak terencana. Bener-bener pemaksaan.

"Pokoknya, kalo nanti dia tampil pada ketawa-ketawa aja, ya." Itulah kata-kata terakhir Gita ke penonton sebelum menyambut gue, yang membuat gue tambah deg-degan. Mati aja, deh. Kalo lucu, sih, bagus. Kalo nggak lucu masa mau ketawa terpaksa.

Gue megang mic. Deg-degan. Ini kesekian kalinya gue megang microphone buat stand up dan deg-degannya sama kayak kali pertama,stand up. Bedanya, sekarang lebih gila. Yak, tampil tanpa bayangan apa pun di kepala. Gue bingung mau ngomong apa.

Demi menurunkan ketegangan, gue mencoba ngomong pelan-pelan, sambil nyusun setup dan punchline saat itu juga. Mau gimana lagi, nyuruhnya mendadak. Padahal di stand up comedy harus banget materi itu ditulis, ditulis, dan ditulis. Lah, gue malah baru nyusun bit saat itu juga.

Ya, hasilnya emang asal-asalan. Tapi gue seneng, joke pertama yang pernah gue tulis di buku diari pribadi (sebagai cowok yang kadang pelupa, gue punya buku diari di rumah) berhasil mendapat tawa dari setengah penonton. FYI, audiens sekitar 48 orang. Alhamdulillah, gue seneng. Sisa penampilan, ancur abis. Andai aja gue disuruh stand up dari jauh hari, pasti gue siapin materinya.

Catatan: ini buat pelajaran bagi orang yang mau stand up. Sebelum tampil, tulis dulu materinya.

Maret hampir berakhir, April siap menyambut. Oke, nggak terasa udah mau 17 tahun. Ehm.
(Padahal lahir bulan Juli)

Btw, selamat kepada Kresnoadi dan Febri yang terpilih dalam 11 Blogger Dream Team. Blog yang lain gue lupa namanya, pokoknya dua blog itu yang sering gue kunjungi. Keren gila!



14 komentar:

  1. bby request "Moko Si OB (caraka) Sekolah" mungkin bisa jadi bahan blog lu bby. tapi gak niat ngegibah juga sih.

    :v di tunggu yhe bby

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, Pak Ketos bahaya, nih. Masa request kayak ginian, sih. hahaha. Jangan, nanti gue dikencingin. Bahaya, Pak.

      Delete
  2. Wuihiii! Ditunggu draa musikalnya roob. Gue dong belum pernah stand up. Hahaha. \(w)/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah, nanti kalo ada videonya, ya. Belum pernah stand up? Kalo berdiri itu namanya apa?

      Delete
  3. Gue juga lagi mau presentase drama, tapi drama biasa aja.

    Untuk judul dramanya kok rada-rada gimana gitu, kalo huruf "I"nya diganti jadi "O"

    Tapi, sukses lah, Rob, untuk penampilan stand up yang mendadak itu. Asli pecah *padahal gue ngga nonton

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asyik, semoga sukses, Rahul~

      Ah, perasaan lu aja kali. KONGDOM. Nggak ada yang salah kok. Huaaah.

      Aamiin. Mungkin next time :))

      Delete
  4. drama musikalnya tontontan langka nih di indonesia, khususnya untuk SMA-sma yang ada masih jarang..

    ditunggu videonya rob :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuidih, tontonan jarang. Iya, sih, daripada nonton iklan, ya, kan? :D

      Kalo ada, di-upload deh :))

      Delete
  5. Setuju sama kata-katanya Alit. Kebiasaan susah dihilangin ya. Jadi ingat kalimat, "Ngehapus orangnya dari ingatan sih bisa. Tapi lupain kenangan sama dianya yang nggak bisa." Eh, nyambung nggak sih sama kalimat Alit. Hahaha. Huhuhu.

    Wow. Gugup banget pasti ya, Rob. Aku kalau jadi kamu pasti bawaannya pengen pipis saking gugupnya. Pipisin orang juga. Kamu keren, nggak nolak mentah-mentah atau lari ke hutan gitu, menghindari suruhan Gita. Laki banget. Laki yang suka nulis diary. Yuhuuuu~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huhuhu, sambung-sambungin ajalah kayak kabel radio. Hohohoho.

      Astagfirullah, iya juga ya. Nggak kepikiran buat buka resleting saat itu. Saking gugupnya. Hahaha, hidup lelaki penulis diary~

      Delete
  6. Wih keren gila bisa stand up. Walaupun dadakan tapi pasti keren abis dah, yang penting bisa naek panggun dan megang mic. Kalo gue mah mentok cuma jadi yang gotong2 barang naek-turun panggung :))

    Btw, salam kenal ye, ditunggu post berikutnya.. Salam blogger! Mampir2 juga ya! Hehe.. :D

    -jevonlevin.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, makasih, bro. Jangan merendah gitu dong, kita sama-sama belajar kok :)

      Yoi, salam kenal. Sip sip, sering-sering ngepost juga ya :))

      Delete
  7. Kereeen By. Kamu bisa stand up dadakan. Jokes pertamanya juga berhasil.

    Ini kayaknya aku salah deh. Aku duluan baca postingan 'cerita di balik layar ' daripada ini. Huhuuu
    Betewe, aku udah follow blog kamu. Udah lama. Tapi kenapa nggak pernah muncul di dasbor ya, By :(
    Jadi ketinggalan gini. Kusyedih~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah. Hehehe.

      Hmmm... sempet kayak gitu juga, sih, di dasbor blog gue. Mungkin di-follow lagi baru bisa. Hmmmm, nggak masuk akal, ya.

      Delete

Terimakasih sudah membaca. Jangan malu-malu buat komen, karena komentarmu adalah semangat untukku.

Kamu mau, kan, jadi penyemangatku? Silakan berkomentar dengan sopan.