UAS (Ujian Anak Selau) - 10 Juni 2015


Hari terakhir UAS bukan berarti perjuangan belajar gue berakhir. Karena masih ada kelas 11 (kalau naik kelas). Inilah saatnya persiapan untuk... free. Ya iyalah, mau libur semester gitu. Kan capek kalau ke sekolah terus. Tapi, gak bakal ada pemasukan selama libur semester. Huft.

Ujian hari ini cuma mengujikan dua mata pelajaran, Bahasa Inggris dan Biologi. Pelajaran yang sama-sama pernah gue jadiin bahan untuk tulisan Hantunya Pelajar. Buat yang penasaran gimana Hantunya Pelajar edisi Biologi dan Bahasa Inggris, bisa klik yang tulisan yang berwarna biru di atas.

Sip. Langsung mulai saja. Nyalakan kembang apinya...

Ujian pertama, Bahasa Inggris.
Ujian Bahasa Inggris sebenernya buat gue adalah pelajaran yang lumayan sulit. Secara, gue adalah keturunan beruang Jerman yang sehari-harinya gak pake Bahasa Inggris. By the way, beruang Jerman kalo bertelur bakal pingsan kayak burung maleo gak?

Sebelum mulai ujian Bahasa Inggris, sebenernya gue udah mengalami gangguan psikis yang cukup berat. Gangguan yang sangat menggangu itu adalah... Gue mau boker.
Di saat gue harus mengerjakan soal yang dikerjakan dengan konsentrasi penuh, gue malah membagi konsentrasi nahan boker biar gak... muncul keluar. (((muncul keluar))).
Orang-orang ngerjain soal cepet-cepet biar bisa belajar di ujian selanjutnya, gue ngerjain cepet-cepet biar bisa mengeluarkan hasrat yang sangat mengganggu ini. Plis, ini udah di ujung.

Kenapa gak izin ke pengawas aja?

Maunya sih gitu. Tapi, kalau gak diselesain langsung, nanti gue malah kelupaan di WC, ketiduran, dan akhirnya... gak selesai deh. Tadinya sih, pengen gue bawa soal dan kertas LJK ke WC, tapi kayaknya gak enak deh kalau harus ngerjain di WC sambil ngeden.

Oke, itu tadi menjijikan. Gue harap gak ada yang lagi makan di sini.

Tentang soal ujiannya, bagi gue gak terlalu mudah. Iya, medium lah tingkatannya. Gue gak ngerti di bagian tenses dan reported speech. Dua materi itu emang bikin gue kebingungan memahaminya.
Selebihnya, gue bisa. Ya... kira-kira 19 dari 50 nomor gue kerjakan dengan lancar. Sisanya, gak tau deh gimana.

Ujian yang selanjutnya, sambutlah sang penutup.. Ini diaaaa.... BIOLOGI.
Legaaa, satu kata yang keluar dari mulut gue setelah keluar dari WC. Biar gak ada gangguan psikis lagi dan lebih konsentrasi ngejain soal.

Biologi kalau belajar sekaligus baca buku paket, gak bakal masuk. Lebih baik, baca contoh soal atau rangkuman. Di dalam bayangan gue mengenai soal Biologi, kayaknya bakal jadi mudah dan soalnya hampir mirip dengan tahun kemarin, secara dari pengalaman semester lalu yang ngambil beberapa soal dari soal tahun kemarin. Ternyata, bayangan gue sangat jauh beda. Soal kali ini... susah.

Ada beberapa yang kebingungan dengan soal ini. Mereka semua punya bayangan yang sama kayak gue. Di antara mereka ada yang nyontek (pasti), googling, buka buku, dan buka celana. Yang terakhir itu gue, ya. Ya... emang sih soal Biologi itu susah, tapi lebih susah lagi ngalahin hasrat untuk berbuat kejahatan. Ini yang dilakukan orang-orang gak jujur. Asik, pesan layanan masyarakat tentang bahaya buka celana di ujian.

Tapi, di dunia ini gak ada yang susah kalau kita punya niat dan usaha. Gue dengan metode mengingat langsung cepat mengerjakan soal. Tapi, belakangan gue baru sadar kalau ingatan gue sedikit rusak. Jadinya gak tau deh dengan nasib jawaban Biologi gue. Semoga tuntas dan gue bisa cepet-cepet.

**

Itulah akhir dari UAS gue. Dan berakhir juga laporan kegiatan gue selama UAS yang gue catat di blog. Sampai berjumpa 6 bulan lagi di tulisan yang paling selau: UAS (Ujian Anak Selau). Muaaahhh.

Semoga gue bisa naik ke kelas 11. Aamiin.


0 komentar:

Post a Comment

Terimakasih sudah membaca. Jangan malu-malu buat komen, karena komentarmu adalah semangat untukku.

Kamu mau, kan, jadi penyemangatku? Silakan berkomentar dengan sopan.