Review Buku: Relationshit - Alitt Susanto


Tanggal 19 April lalu, setelah gue pulang les, gue memutuskan ke Gramedia Daan Mogot. Gue ke sana bukan mau ngejambret barang belanjaan orang, gue ke sana buat beli buku Relationshit. Gue ke Gramedia setelah pulang les, sekitar jam 11. Karena gue takut terlalu kepagian, seperti pada hari Kamis sebelumnya. Waktu itu, hari Kamis, adalah tanggal merah dan jadwal gue cuma pergi ke sekolah buat ngumpul kegiatan ekskul. Karena kegiatannya gak jadi, ya udah gue ke Gramedia Mal Daan Mogot jam 10 pagi. Ternyata..., belum buka. Sebenernya, sih, udah buka, tapi belum disiap-siapin. Sampe gue diusir satpam, "Eh, mas, belum buka. Nanti aja kesininya, lagi diberesin-beresin." Mungkin satpam ini mikir, "Ini orang pagi-pagi ngapain coba ke toko buku? Tukang nasi uduk aja baru tutup jam segini."

Kok jadi gak fokus gini. Ayo kita serius.

Tau buku Relationshit? Apa?? Kalian gak tau apa itu Relationshit?! Payah.
Kalau sering ke toko buku terus ngeliat buku dengan penampilan di bawah ini, itulah buku Relationshit

Tampilan depan. Buku di atas laptop

Assalamu'alaikum

Belakang, cuy



Gue juga sebelumnya gak tau buku ini. Karena gue lagi berburu buku yang bergenre personal literatur, gue memutuskan beli buku Relationshit karya mas Alitt Susanto. Petuahnya yang ajib membuat gue tertarik. Emang, sih, gue telat banget belinya. Bayangin, buku ini terbit tahun 2014, sedangkan gue beli di tahun 2015, Jelas dong, berapa lama gue telat beli bukunya?

Semua bab gue nikmati. Lembar demi lembar gue balik dengan rasa penasaran "gimana, ya, lanjutan ceritanya". Tiap kata gue resapi, seolah itu adalah cerita yang pernah gue alami. Dan semakin kesini, semakin banyak kata yang terlalu panjang gue ketik. Oke, kita mulai *colok chargeran laptop*

Kita mulai di bab pertama yang berjudul How I Met Your Mother.
Di bab ini menceritakan tentang hubungan mas Alitt dengan wanita bernama Nina. Yang membuat gue ngakak di bab ini adalah kalimat dari ibunya Nina yang selalu diulang-ulang 'MADUPOLIS! OBAT DARI SEGALA OBAT'. Khas iklan-iklan jamu gitu.

"..... Saat kita berani berkomitmen untuk menerima seseorang, kita juga harus berani menerima keluarganya."

Dari petuahnya mas Alitt ini, gue menyadari kalau gue gak pernah bisa berhubungan dengan larva nyamuk. Karena gue gak tau siapa keluarga doi sebenarnya. Penganalogian dari gue yang maksa, mending lanjut ke bab kedua.
Bab kedua berjudul Mencintai Si Jeni
Ini bab yang cukup absurd. Gimana gak absurd coba, kalau...... ah gak enak juga kalau gue ceritain. Biar kalian penasaran dan akhirnya beli deh! Gue ambil petuah singkatnya

"...... Ya, Kadang hal baru itu datang hanya untuk mengingatkan, betapa berharganya hal lama yang sudah kita tinggalkan”

Kalimat yang sangat menyentuh. Mengingatkan gue kepada henpon Sony Ericsson yang jadi henpon pertama gue. Ah sudahlah...
Lanjut lagi, ada bab berjudul Firasat
Isinya tentang cerita mas Alitt dengan temannya di STM yang harus berpisah setelah lulus. Mas Alitt lanjut kuliah di Jogja sedangkan temannya kerja di Batam. Di bab ini, berakhir sangat menyedihkan. Gue langsung terbayang dengan sahabat gue yang udah lost contact Hikssss

"..... Selamat tinggal kawan, pasti kita akan bertemu dalam kesuksesan yang abadi”

Selanjutnya, berjudul  Adik Gue, Jagoan Gue
Dimulai dengan sebuah petuah "Lingkungan itu bisa mengubah kepribadian”gue langsung penasaran dengan apa isi dari bab ini.
Setelah selesai membaca bab ini, gue menyimpulkan ini adalah bab terfavorit buat gue. Bab yang lagi-lagi menyentuh diri gue, tentang hubungan seorang kakak dan adik yang sangat dekat. Saling menyayangi, sampai akhirnya adiknya berubah, gak kayak yang mas Alitt kenal dulu. Tapi, bagaimana kisah selanjutnya? Selanjutnya, beli bukunya aja deh. Gue kasih kata-kata bijaknya

“calon orang sukses adalah orang yang mau menunda kesenangan. Asal yang berat udah bisa kita lewati, hal-hal yang menyenangkan pasti bakal mengikuti”

Kemudian, ada Cinta Tapi Bungkam
Bab yang berisi cerita tentang teman mas Alitt yang bernama Supri, anggep aja begitu namanya, yang mencintai seorang gadis bernama Ningsih. Diceritakan Supri mencintai Ningsih secara diam-diam. Sampai akhirnya mereka berkenalan, dan berakhir dengan penyesalan.
"Sejujurnya secret admirer itu bukan 'pecinta-tanpa-pamrih', tapi 'pecinta-tanpa-nyali',”

Kalimat Ajaib Gita
Kampret! Satu kata yang tepat untuk menggambarkan bab ini. Gimana gak kampret, punya gebetan yang serba ngekang. Apapun kata yang diucapkan Gita, itulah yang membuat mas Alitt bingung mau jawab apa. Aneh lah pokoknya. Padahal belum pacaran, tapi banyak nuntut

"Sebenarnya, partnership bisa dilihat dari sudut pandang sesimpel itu. Kalo kita ngerasa kehilangan saat partner kita nggak ada, artinya kita memang membutuhkan dia. Tapi, kalo saat dia nggak ada, kita ngerasa hidup kita berjalan seperti biasanya, artinya dia nggak sepenting itu buat kita”

Gue Adalah Anak Eyang
Bab yang menceritakan tentang kehidupan mas Alitt yang tumbuh menjadi lelaki mandiri bersama eyangnya. Karena terpisah dari orang tua, mas Alitt harus hidup bersama eyangnya yang menjadikan dirinya mandiri. Banyak pelajarang yang bisa gue dapat dari bab ini. Salah satunya adalah quote berikut:

"Kalo anak lain biasanya malu dengan sebutan 'Anak mami', gue dengan bangga bisa bilang, "Gue adalah anak eyang"

Long Distance Lover
Cerita tentang hubungan mas Alitt dengan bernama Wina. Pertemuaan keduanya terjadi daerah wisata di Jogja. Setelah mereka berkenalan dan semakin dekat, ternyata keduanya harus berpisah. Wina kembali melanjutkan kuliah kedokteran di Medan. Sampai akhirnya mereka jadian, dan mas Alitt melamar Wina di bandara. Romantis

Long Distance Relain-ship
Bab yang berisi lanjutan dari ba sebelumnya masih menceritkana bagaimana kisah LDR mas Alitt dengan Wina. Hubungannya semakin hangat dan terarah. Masalah muncul ketika mas Alitt sedang sibuk-sibuknya mengisi acara di luar kota. Hubungan mereka merenggang. Dan akhirnya... hubungannya berakhir

"Dan hubungan ini, gue menyadari bahwa LDR itu bukan untuk semua orang."

(L)ove In (D)ifferent Religion 
 Ini bab yang paling nampol. Walaupun gue gak pernaha ngerasain, tapi alur ceritanya sangat syahdu. Menceritakan tentang hubungan mas Alitt dengan seorang cewek berbeda kepercayaan bernama Maria. Mereka sama-sama menjaga toleransi beragama. Sampai mas Alitt bingung untuk membawa hubungan ini kemana. Akhirnya, mas Alitt memutuskan untuk selingkuh. Maria sangat mencintai mas Alitt dengan tulus, walaupun telah diselingkuhi.
"Jadi kalo ada pertanyaan, katanya jodoh di tangan Tuhan, tapi bagaimana jika keyakinan kita berbeda?" Jawaban gue adalah, "Ini bukan tentang keyakinan antara manusia dan Tuhan. Ini adalah tentang keyakinan untuk tetap memperjuangkan hubungan atau tidak" 


Buku ini bener-bener enak banget dibaca pas waktu kosong. Cocok buat ngabuburit, apalagi bentar lagi bulan puasa. Menurut gue pribadi, buku ini bernilai 4,7 dari 5. Belilah, selagi masih ada. Jangan kayak gue. Baru beli setelah setahun terbit.


6 komentar:

  1. wih, daan mogot. gue bikin sim di satpas daan mogot tuh..

    gue udah baca sih bukunya. emang apik seperti skripshit sebelumnya. gue suka banget cerita si alit tentang cewek yang dia temuim di meda. tapi ending2 nya mereka nggak jadian karena si cewek selingkuh dengan alasannya: alit terlalu sibuk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya gue tau tempat itu. Tapi, di mana itu ya?

      Bab per bab mantep semua. Gue juga suka tuh sama bab yang itu

      Delete
  2. Hahahaa lama lama ini aku beli juga nih buku X)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk, beli. Biar bisa bikin review kayak gue~ hahaha

      Delete
  3. Yah.. Setuju sama quote kalok LDR ngga buat semua orang. Tapi aku harap sih semua pejuang LDR bakalan langgeng sama pasangannya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Asal sama-sama percaya, bisa langgeng kok

      Delete

Terimakasih sudah membaca. Jangan malu-malu buat komen, karena komentarmu adalah semangat untukku.

Kamu mau, kan, jadi penyemangatku? Silakan berkomentar dengan sopan.